Partai DAP yang bertanding di bawah tiket Pakatan Harapan menyatakan keyakinan bahwa penampilan muka baharu DAP dapat membawa perubahan pada Pilihan Raya Negeri (PRN) Johor mendatang. Strategi ini menempatkan kader muda di garis depan dengan harapan dapat memperkuat pengaruh partai di pelbagai kawasan.

Timbalan Setiausaha Agung DAP Steven Sim Chee Keong menegaskan bahwa calon-calon tersebut, meski berstatus pendatang baru dalam pemilihan, bukanlah tokoh asing di dunia politik karena sebagian besar memiliki pengalaman kerja di belakang layar partai. “Kita beri ruang kepada mereka untuk berkhidmat sebagai calon dan jika ada rezeki akan menjadi wakil rakyat pula. Kita ketengahkan calon baharu dan muda, tetapi tidak ketepikan orang lama. “Kita akan libatkan juga mereka (orang lama) yang pernah berkhidmat sebagai wakil rakyat dan sebagainya dalam kempen serta gerak kerja,” ujarnya.
Alasan pengusungan calon muda
Menurut pimpinan DAP itu, keputusan mengedepankan calon yang belum pernah bertanding merupakan langkah sengaja untuk membuka peluang kepada generasi berikutnya mengambil peranan kepemimpinan. Meski demikian, peran kader senior tetap diakui penting dan akan dilibatkan dalam kampanye serta aktivitas lapangan guna memberikan keseimbangan pengalaman dan energi baru.
Respon lokal di Parit Raja
Di DUN Parit Raja, dukungan terhadap muka baharu tampak nyata. Young Syefura Othman, Penolong Setiausaha Publisiti Kebangsaan DAP, menyatakan dukungan penuh kepada calon-calon muda untuk membuktikan kapasitas kepemimpinan di tingkat akar rumput. “Sebagai contoh calon Parit Raja (Shazwan Dzainal) merupakan anak tempatan Batu Pahat juga berpengalaman hampir 10 tahun dalam bidang politik termasuk pernah berkhidmat sebagai pegawai khas kepada ADUN Penggaram,” ujarnya.
Calon Parit Raja dari PH-DAP, Shazwan Dzainal Abidin, mengaku senang dengan sambutan masyarakat setempat yang menerima kehadirannya dengan baik, meskipun wilayah itu dikenal sebagai salah satu kubu kuat lawan. “Teruja untuk bertanding di sini yang sememangnya kubu UMNO, BN tetapi kali ini sambutan sangat baik dalam kalangan penduduk, malah ada juga yang memanggil saya untuk berswafoto dan ini memberikan kekuatan kepada saya,” kata Shazwan.
Penempatan calon dan persaingan di Johor
Pada PRN kali ini, DAP menempatkan 17 calon atas tiket Pakatan Harapan di berbagai Dewan Undangan Negeri (DUN) di Johor. DUN yang ditandingi meliputi Jementah, Bekok, Tangkak, Bentayan, Yong Peng, Parit Raja, Penggaram, Mengkibol, Paloh, Tiram, Johor Jaya, Stulang, Perling, Skudai, Bukit Permai, Senai, dan Pekan Nanas.
Secara keseluruhan, sebanyak 172 calon akan bersaing pada PRN Johor yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli, dengan pengundian awal pada 7 Juli. Di Parit Raja (N22) tercatat 38,159 pemilih terdaftar, sementara persaingan untuk kursi tersebut mempertemukan Shazwan Dzainal Abidin (PH-DAP), Dr Mohamed Maliki Mohamed Rapiee (PN-Bersatu), dan Nor Rashidah Ramli (BN-UMNO). Untuk pemilihan tahun 2022, Nor Rashidah Ramli memenangkan kursi tersebut dengan majoritas 4,219 suara.
Dengan kombinasi kader muda dan dukungan tokoh lama, DAP berharap strategi ini mampu menarik simpati pemilih dan menjembatani kebutuhan representasi baru di beberapa kawasan. Menjelang hari pemungutan, partai terus menajamkan gerak kerja kampanye sambil memantau reaksi pemilih di lapangan.
