KAI Daop 7 Madiun menggelar Lomba Pantun Anak sebagai rangkaian menyambut Hari Anak Nasional 2026. Kegiatan ini diadakan untuk mendorong kreativitas anak sekaligus menegaskan komitmen layanan transportasi yang ramah anak.

Penyelenggaraan lomba menyasar suasana kekeluargaan dan edukatif, dengan tujuan memperkuat aksesibilitas dan kenyamanan anak saat menggunakan jasa kereta api. Inisiatif tersebut dinilai sejalan dengan upaya memperbaiki pengalaman perjalanan keluarga di jalur yang dilayani Daop 7 Madiun.
## Tujuan penyelenggaraan
Lomba Pantun Anak yang diselenggarakan KAI Daop 7 Madiun bertujuan memberi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan bakat lisan sekaligus meningkatkan kepekaan publik terhadap kebutuhan anak saat bepergian. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mengomunikasikan program layanan yang mendukung keselamatan dan kenyamanan anak.
Penyelenggara menekankan pentingnya menghadirkan lingkungan transportasi yang ramah bagi semua usia. Dengan menyelenggarakan kegiatan seni budaya yang melibatkan anak, pihak Daop berharap pesan tentang pelayanan ramah anak dapat tersampaikan kepada penumpang, keluarga, dan komunitas lokal.
## Format dan suasana acara
Lomba Pantun Anak dikemas dengan nuansa yang bersahabat dan edukatif, menyesuaikan karakter peserta yang masih anak-anak. Format acara dirancang untuk mendorong partisipasi aktif serta memberi ruang bagi kreativitas lisan. Kegiatan ini juga dimaknai sebagai upaya mempererat hubungan operator kereta dan masyarakat pengguna jasa, terutama keluarga yang sering bepergian bersama anak.
Meski pemberitaan awal tidak merinci jumlah peserta atau pemenang, penyelenggaraan lomba diharapkan menjadi bagian dari serangkaian kegiatan yang mendukung peningkatan kualitas layanan kereta api di wilayah Daop 7 Madiun.
## Penguatan layanan kereta ramah anak
Salah satu fokus utama dari kegiatan ini adalah memperkuat layanan kereta api yang ramah anak. Penguatan layanan dapat mencakup berbagai aspek operasional dan pelayanan yang membuat perjalanan anak menjadi lebih aman dan nyaman, mulai dari informasi layanan hingga tata ruang di stasiun dan kereta.
KAI Daop 7 Madiun menempatkan penyelenggaraan kegiatan komunitas seperti lomba pantun sebagai salah satu strategi komunikasi untuk menyosialisasikan konsep layanan ramah anak. Pendekatan yang menggabungkan kegiatan budaya dan edukasi diharapkan mampu memantik dukungan serta kesadaran bersama akan pentingnya fasilitas dan layanan yang memperhatikan kebutuhan anak-anak.
## Dampak bagi masyarakat dan keluarga
Kegiatan yang melibatkan anak-anak, seperti Lomba Pantun Anak, berpotensi mendorong partisipasi keluarga dalam kegiatan publik dan komunitas transportasi. Selain memberikan kesempatan berekspresi bagi anak, kegiatan ini juga membuka ruang dialog penyedia layanan dan pengguna jasa mengenai harapan serta kenyamanan saat bepergian.
Dengan menyelenggarakan program yang berfokus pada anak, pihak Daop 7 Madiun ingin memperlihatkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, agar kereta api bukan hanya sarana transportasi, tetapi juga lingkungan yang aman dan bersahabat bagi penumpang dari segala usia.
Penyelenggaraan Lomba Pantun Anak ini menjadi salah satu langkah konkret dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional 2026 sekaligus mempertegas upaya menciptakan layanan kereta api yang lebih inklusif bagi keluarga dan anak-anak.
