Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo (Bamsoet), mendorong komunitas otomotif untuk berperan lebih aktif sebagai penggerak ekonomi kreatif nasional. Pernyataan itu disampaikan saat ia menghadiri perayaan HUT 1 Dekade Mercedes Benz W212 Club Indonesia.

Bamsoet menilai bahwa aktivitas komunitas otomotif telah melampaui fungsi hobi dan pertemanan, menjadi sumber peluang usaha yang membantu menjaga perputaran ekonomi masyarakat di tengah kondisi global yang tidak menentu.
Bamsoet dan pesan saat perayaan HUT W212 Club
Dalam kesempatan peringatan satu dekade komunitas Mercedes Benz W212 Club Indonesia, Bamsoet menyampaikan pentingnya mengoptimalkan peran komunitas sebagai motor penggerak ekonomi kreatif. Ia menekankan bahwa komunitas bisa menciptakan ruang bagi pelaku usaha kecil dan menengah melalui kegiatan, layanan, dan produk yang muncul dari kebutuhan anggota komunitas itu sendiri.
Pernyataan Bamsoet menempatkan komunitas otomotif sebagai bagian dari ekosistem ekonomi yang mampu beradaptasi saat tantangan eksternal meningkat. Ia mendorong pengurus dan anggota komunitas untuk terus mengembangkan inisiatif yang dapat menghasilkan nilai ekonomi nyata bagi anggotanya serta lingkungan sekitarnya.
Peran komunitas otomotif dalam ekonomi kreatif
Komunitas otomotif, menurut pandangan yang disampaikan, tidak hanya sekadar berkumpul untuk berbagi minat kendaraan. Kegiatan yang lahir di dalam komunitas — mulai dari perawatan kendaraan, modifikasi, penjualan suku cadang, hingga layanan foto, dokumentasi, dan event organizer — dapat membuka peluang usaha baru serta mendukung pelaku kreatif lokal.
Dengan menempatkan kreatifitas dan kewirausahaan sebagai bagian dari aktivitas komunitas, potensi ekonomi yang terbentuk akan berkontribusi pada perputaran modal di tingkat akar rumput. Hal ini dinilai penting terutama ketika kondisi ekonomi makro penuh ketidakpastian sehingga aliran usaha mikro dan kecil menjadi penyangga bagi stabilitas ekonomi masyarakat.
Tantangan global dan pentingnya peluang lokal
Bamsoet mengingatkan bahwa dunia saat ini menghadapi perlambatan perdagangan internasional, gejolak geopolitik, serta tekanan terhadap berbagai sektor industri. Di tengah tantangan tersebut, komunitas otomotif dinilai tetap mampu menciptakan peluang usaha baru yang memberikan manfaat langsung kepada anggotanya dan jaringan usaha terkait.
Fokus pada penguatan usaha lokal dan kreativitas di dalam komunitas dianggap sebagai strategi yang relevan untuk merespons ketidakpastian global. Dengan pendekatan yang tepat, komunitas bisa menjadi ruang inkubator bagi ide-ide usaha yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Mendorong sinergi dan keberlanjutan kegiatan komunitas
Untuk mewujudkan peran tersebut, diperlukan sinergi pengurus komunitas, anggota, dan pihak-pihak terkait yang memiliki kepentingan serupa dalam pengembangan ekonomi kreatif. Pembinaan kemampuan manajerial, pemasaran digital, serta penguatan jejaring bisnis menjadi elemen penting agar peluang yang tercipta dapat diakses secara luas dan berdampak berkelanjutan.
Pelibatan usaha mikro, kecil, dan menengah dalam rangkaian kegiatan komunitas juga akan memperkuat ekosistem ekonomi lokal. Dengan demikian, manfaat ekonomi tidak hanya berhenti pada level komunitas, melainkan turut mengalir ke penyedia jasa dan produk di sekitarnya.
Pesan yang disampaikan saat HUT 1 Dekade Mercedes Benz W212 Club Indonesia menegaskan bahwa komunitas otomotif memiliki peran strategis dalam menggerakkan kreativitas ekonomi pada tingkat lokal. Upaya memperkuat kapasitas komunitas dan menghubungkannya dengan peluang usaha praktis dianggap langkah penting untuk menjaga perputaran ekonomi masyarakat di tengah ketidakpastian global.
