Hakimi absen Piala Dunia menjadi sorotan jelang laga terakhir Grup C. Maroko sedang menempati posisi kedua klasemen dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan, tertinggal selisih gol dari Brasil yang menghuni puncak.

Kondisi ini membuat peluang Maroko dan Brasil untuk lolos ke babak 32 besar terbuka lebar. Maroko hanya perlu melakoni laga terakhir melawan tim yang dinilai paling lemah di grup, Haiti, dalam pertandingan yang digelar di Atlanta Stadium pada Kamis (25/6) pagi WIB.
Situasi Grup C dan peluang Maroko
Dengan hasil saat ini, Maroko diprediksi punya kans besar finis sebagai runner-up apabila Brasil mampu mengalahkan Skotlandia. Posisi runner-up akan menentukan lawan dan lokasi pertandingan di fase gugur, sehingga hasil pertandingan terakhir grup sangat krusial bagi perjalanan tim Maroko di turnamen ini.
Potensi laga 32 besar dan masalah skuat
Jika Maroko benar-benar lolos sebagai runner-up, tim tersebut dijadwalkan bertanding di Estadio BBVA, Guadelupe, Meksiko, pada 29 Juni. Namun ada kerumitan baru yang mengintai skuad Maroko menjelang fase gugur: Hakimi kemungkinan tidak bisa dibawa ke pertandingan tersebut karena tersangkut kasus pemerkosaan yang terjadi pada 2023.
Ketidaktersediaan pemain seperti Hakimi, jika benar terjadi, tentu berpengaruh pada opsi taktik dan komposisi tim. Absennya pemain inti di fase gugur selalu membawa dampak pada strategi pelatih dan persiapan tim, terutama ketika laga berstatus knockout di mana margin kesalahan sangat kecil.
Apa yang dipertaruhkan bagi Maroko
Maroko memasuki pertandingan melawan Haiti dengan peluang besar untuk mengamankan satu tempat di babak 32 besar. Namun, kenyataan bisa berubah bergantung pada hasil Brasil kontra Skotlandia. Jika Brasil unggul, kemungkinan besar Maroko akan menyudahi fase grup sebagai runner-up dan harus siap menghadapi laga di Estadio BBVA pada 29 Juni.
- Klasemen sementara: Maroko di posisi kedua Grup C dengan 4 poin dari 2 laga.
- Laga penentu: Maroko vs Haiti, Atlanta Stadium, Kamis (25/6) pagi WIB.
- Potensi 32 besar: Jika runner-up, Maroko akan bermain di Estadio BBVA, Guadelupe, Meksiko, pada 29 Juni.
- Masalah skuad: Hakimi kemungkinan tidak bisa dibawa karena kasus pemerkosaan 2023.
Tim pelatih dan manajemen Maroko menghadapi dilema: memaksimalkan peluang lolos sekaligus menyiapkan skenario tanpa salah satu pemain yang berperan penting. Keputusan akhir mengenai susunan pemain untuk laga-laga penentu ini akan sangat dinantikan oleh publik dan penggemar.
Perkembangan terakhir seputar status Hakimi dan komposisi tim Maroko menjelang fase gugur akan menjadi faktor penentu lain yang harus diantisipasi. Sementara itu, fokus tim tetap pada tugas awal: menyelesaikan fase grup dengan hasil terbaik dan memastikan langkah ke babak berikutnya.
