Michael Olise lima assist menjadi sorotan usai membantu Prancis tumbangkan Swedia 3-0 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Penampilan itu terjadi di Stadion MetLife, Rabu (1/7) dinihari WIB, ketika Les Bleus menunjukkan permainan produktif dalam laga tersebut.

Olise menciptakan dua assist dalam pertandingan itu, mengkreasikan gol Bradley Barcola dan gol kedua Kylian Mbappé. Tambahan dua assist ini membuat total kontribusi Olise mencapai lima assist hanya dalam empat penampilan bersama timnas Prancis di Piala Dunia 2026.
Peran Olise dalam kemenangan Prancis
Di pertandingan kontra Swedia, Olise tampil sebagai penghubung serangan yang efektif. Dua umpan matang yang menghasilkan gol menjadi bukti peran kreatifnya di lini serang Les Bleus. Kylian Mbappé menyarangkan dua gol pada laga ini, sementara sisa gol Prancis dicetak oleh Bradley Barcola.
Meskipun tidak setiap torehan pemain selalu terlihat dalam statistik gol, assist yang dikemas Olise memberi dampak langsung pada hasil akhir. Kontribusi tersebut membantu tim asuhan Prancis memuluskan langkah di fase gugur turnamen.
Jejak sejarah dalam catatan Piala Dunia
Sofascore mencatat bahwa dengan lima assist, Michael Olise menyamai rekor beberapa nama besar dalam catatan Piala Dunia. Ia setara dengan Thomas Hassler (Jerman) yang mengemas lima assist di Piala Dunia 1994 dan Diego Maradona (Argentina) yang mencatat jumlah serupa pada Piala Dunia 1986.
Pencapaian itu menempatkan Olise di jajaran pemain yang kontribusinya melekat pada momen-momen krusial turnamen dunia, meskipun masih relatif baru dalam sejarah Piala Dunia dibanding para legenda yang disebutkan.
Implikasi bagi timnas Prancis
Kemampuan Olise menyuplai umpan berbahaya menambah dimensi bagi strategi serangan Prancis. Dengan pemain-pemain seperti Mbappé yang piawai memanfaatkan peluang, kombinasi kreator dan penyelesai serangan menjadi modal penting di fase berikutnya.
Dalam konteks skuad, kontribusi assist dari pemain muda sekaliber Olise bisa mengurangi beban mencetak gol dari sosok-sosok yang biasanya menjadi andalan. Hal ini memberi variasi serangan yang bermanfaat bagi pelatih dan rekan setim saat menatap pertandingan selanjutnya di turnamen.
Tentu saja, rekor individu seperti lima assist akan menjadi sorotan media dan pengamat, namun bagi tim yang mengejar gelar, keberlanjutan performa kolektif tetap krusial. Kemenangan 3-0 atas Swedia di MetLife menjadi bukti bahwa pada laga itu Les Bleus berhasil memadukan kreativitas dan ketajaman untuk meraih hasil maksimal.
